Suka teks pendek? atau teks panjang?
Perbedaan generasi dan perbedaan sifat terhadap hal yang detail mempengaruhi kedua pilihan tersebut.
Dulu kayaknya gampang aja nulis panjang, sekarang sepertinya semua serba ke inti. Tapi buat apa juga nulis panjang kalau intinya hanya sebaris?
Kamu mau bikin teks pendek?
Buatlah satu kalimat yang memiliki pesan yang penuh.
Mau bikin teks panjang?
Buatlah kerangka dulu mau membahas poin poin apa saja. Lalu susun paragraf per paragraf.
Apakah menulis masih relevan?
Sebagian orang mulai menyadari bahwa menonton tidak selalu memudahkan pemahaman. Saya pribadi menyadari nya juga. Lebih baik mengulang bacaan dari pada mengulang video.
Bagaimana dengan kamu?